Bupati Lamsel Divonis 12 Tahun, Denda 66 Miliar

Polhukam  JUMAT, 26 APRIL 2019 | 17:10 WIB | Warni Arwindi

Bupati Lamsel Divonis 12 Tahun, Denda 66 Miliar

Zainudin Hasan/net

MoeslimChoice | Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan di­vonis 12 tahun penjara. Adik Ketua MPR sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan itu, terbukti melakukan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjungkarang, Lampung menghukum Zainudin membayar denda Rp 500 juta dan uang pengganti Rp 66.772.920.145. Ketua majelis hakim Mien Trisnawati juga membaca­kan hukuman tambahan bagi Zainudin. Yakni pencabutan hak politik selama 3 tahun sejak selesai menjalani huku­man pokok.

Mengutip berita RMOL, Zainudin dan jaksa KPK menyatakan pikir-pikir atas putusan ini, sebelumnya jaksa mengajukan tuntutan huku­man 15 tahun penjara bagi Zainudin. Sementara di Pengadilan Tipikor Jakarta, jaksa KPK membacakan tuntutan huku­man bagi Merry Purba.

Hukuman yang ditetapkan 9 tahun penjara, denda Rp 350 juta subsider dan membayar pengganti 150 ribu dolar Singapura (SGD). Hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Medan itu terbukti menerima rasuah 150 ribu dolar Singapura atau Rp1,57 miliar dari Tamin Sukardi, ter­dakwa korupsi penjualan tanah negara eks HGU PTPNII.

Menurut jaksa, perbuatan Merry menurunkan wibawa peradilan, mengurangi keper­cayaan masyarakat terhadap penegak hukum, tidak mengadili perkara dengan sebaik-baiknya, tidak mencegah pihak lain untuk melakukan tindak pidana, menyalahgunakan jaba­tan hakim, serta tidak terus terang dalam persidangan.


Komentar Pembaca