Brimob Dilengkapi Peluru Tajam, Polri: Sesuai Protap

Polhukam  KAMIS, 25 APRIL 2019 | 14:20 WIB | Warni Arwindi

Brimob Dilengkapi Peluru Tajam, Polri: Sesuai Protap

Foto RMOL

MoeslimChoice | Sebuah video viral menunjukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tengah mengecek kesiapan pasukan Brimob. Kepada salah satu personel Brimob, Tito menanyakan soal prosedur tetap (protap) kepolisian dalam pengamanan.

"Jumlah peluru tajam berapa?” tanya Tito dalam video berdurasi 33 detik itu. Lalu dijawab oleh anggotanya, "siap, peluru tajam di magazine kedua isi 20,” jawabnya.

Tito yang tampak didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan kepada anggota Brimob agar hati-hati menggunakan senjata. "Jangan main asal tembak, itu masyarakat sendiri, nanti jadi martir," pesan Tito.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebutkan, ada empat hal yang harus diperhatikan petugas saat melakukan pengamanan.  Diantaranya terang Dedi memperhatikan norma-norma yang berlaku.

"Pertama, mengacu ketentuan protap yang berlaku. Kedua, polisi harus memperhatikan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Ada norma sosial, susila, agama, etika dan sebagainya. Yang ketiga, Polri harus menjunjung tinggi hak asasi manusia.Yang keempat polisi mengutamakan tindakan-tindakan pencegahan,” papar Dedi.

Selain itu juga perlu diperhatikan Peraturan Kapolri (Perkap) No. 1/2010 tentang penanggulangan anarki. "Di sana ada enam tahapan mulai tahapan lunak sampai tahapan keras dengan menggunakan senjata api," imbuh Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 24/4/19 seperti di kutip kantor berita politik RMOL.


Komentar Pembaca