Hadirkan Kamar Diponegoro, Anies Ingin Warga DKI Paham Sejarah

Daerah  SENIN, 01 APRIL 2019 | 22:34 WIB | Mega Puspita

Hadirkan Kamar Diponegoro, Anies Ingin Warga DKI Paham Sejarah

Moeslimchoice | Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Edy Junaedi secara simbolis membuka acara Peresmian Pameran Tetap “Kamar Diponegoro” dan Pameran Temporer “Jakarta Kota Kosmopolitan” di Museum Sejarah Jakarta, Jalan Taman Fatahillah Nomor 1, Jakarta Barat, Senin sore (1/4/2019).

Kedua pameran tersebut dibuka dalam rangka memperingati 400 tahun Pertemuan Budaya Timur dan Barat, serta Peringatan Ulang Tahun Museum Sejarah Jakarta ke-45.

Dalam kesempatan itu, Anies mengapresiasi hadirnya Pameran Tetap “Kamar Diponegoro” sebagai ruang terbuka publik yang dapat menjadi daya tarik wisata, begitu atraktif dan edukatif, melalui pengelolaan yang kreatif dan inovatif.

Sehingga ia berharap, keberadaan Kamar Diponegoro dapat menjadi tempat untuk menanamkan nilai-nilai sejarah dan membangun karakter generasi penerus bangsa yang berbudaya. 

“Ini menjadi salah satu dari empat lokasi dan mungkin yang secara serius di rancang sebagai tempat yang terbuka untuk publik. Di mana masyarakat bisa mempelajari dengan relatif detail dan sebagai tempat untuk kita mendapatkan inspirasi dan belajar," ujar Anies kepada awak media.

Selain itu, ia ingin mengajak masyarakat di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta, untuk bisa datang dan mengenal sosok Pangeran Diponegoro dan kisah perjuangannya untuk negara Indonesia.

"Agar nantinya masyarakat lebih banyak lagi mengetahui tentang perjuangan Pangeran Diponegoro yang merupakan salah satu hulu terpenting yang muaranya adalah kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Anies pun menjelaskan, Pameran Tetap Kamar Diponegoro dan Pameran Temporer merupakan pertama kalinya dibuka untuk publik di Museum Sejarah Jakarta.

Ia juga menyatakan, pameran tersebut sesuai dengan aspek historis dan data sejarah yang mendukungnya.

"Di Kamar Diponegoro ini, pengunjung Museum Sejarah Jakarta dapat melihat kamar yang sebenarnya digunakan Sang Pejuang Kemerdekaan, Pangeran Diponegoro, yang dilengkapi dengan sejumlah benda bersejarah lainnya, di antaranya salinan Artefak berkualitas tinggi yang digunakan oleh Diponegoro, salinan gambar sketsa pensil Diponegoro yang digambar oleh Adrianus Johannes Bik (seorang Hakim Batavia), salinan surat pribadi Pangeran Diponegoro, tempat sirih, artefak dari era kebangkitan nasional, dan lainnya," jelas Anies panjang lebar.(Ang)


Komentar Pembaca