Ikatan Pesantren Indonesia Kutuk Tindakan Biadap di Masjid Selandia Baru

Nasional  JUMAT, 15 MARET 2019 | 19:47 WIB | Melati Tagore

Ikatan Pesantren Indonesia Kutuk Tindakan Biadap di Masjid Selandia Baru

foto/net

Moeslimchoice. Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) mengutuk tindakan biadab yang dilakukan oleh sejumlah orang di dua masjid yakni Deans Ave dan Linwood, Christchurch, Selandia Baru dengan cara menembaki secara membabi buta saat dua rumah ibadah tersebut sedang dipenuhi kaum Muslimin yang sedang melaksanakan shalat Jumat.

"Kami mengutuk tindakan biadab tersebut. Siapa pun dan apa pun motifnya, itu tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan lebih sadis dari teroris," ucap KH. Zaini Ahmad, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pesantren Indonesia (DPP IPI), kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/3).

Dia juga meminta agar dunia Barat mengutuk tindakan brutal tersebut karena jauh dari perikemanusian yang beradab. Itu adalah tindakan teroris yang sesungguhnya dan pelaku harus dihukum sebarat-beratnya.

"Dunia Barat layak mengutuk tindakan biadab dan sadis itu. Itu membuka mata dunia karena teroris sesungguhnya ada disana dan pelaku harus dihukum seberat-beratnya serta cari tahu apa motif pelaku," urai dia.

Pengasuh Pondok pesantren al-Ikhlas, Pasuruan ini juga mendoakan agar para korban dimasukkan ke dalam surga-Nya, serta segenap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kesabaran.

"Kita doakan korban dimasukkan ke dalam surga-Nya Allah SWT karena mereka telah syahid dengan sempurna dan keluarga yang ditinggalkan agar sabar dan tabah," ungkapnya.

Sebelumnya, pria yang menembaki jamaah di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru telah menyiarkan aksi gilanya secara langsung melalui livestream yang berjalan selama 17 menit.

New Zealand Herald melaporkan, livestream itu dimulai saat pelaku, yang diidentifikasi sebagai Brenton Tarrant, seorang pria berusia 28 tahun asal Australia mengemudikan mobilnya ke masjid Al Noor dan memarkir mobilnya. Beberapa senjata dan tumpukan amunisi dilaporkan difilmkan di video, bersama dengan tabung bensin.**


Komentar Pembaca