Romi Kena OTT KPK Terkait Suap Jabatan di Kemenag

Polhukam  JUMAT, 15 MARET 2019 | 13:28 WIB | Warni Arwindi

Romi Kena OTT KPK Terkait Suap Jabatan di Kemenag

Romi Romahurmuzy

MoeslimChoice | Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuzy alias Romi di Jawa Timur. Penangkapan berlangsung daam operasi tangkap tangan pada Jumat pagi, 15/3/19 sekitar pukul 08.00.

Romi lantas dibawa ke Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya untuk menjalani pemeriksaan. Terungkap kemudian, KPK menangkap Romi karena diduga terlibat dalam suap jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan OTT yang dilakukan petugas KPK di Jawa Timur pagi hari tadi. “Betul ada giat (kegiatan OTT)KPK di Jatim.  Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim. Statusnya akan ditentukan sesuai KUHAP setelah selesai pemeriksaan. Tunggu konpers lanjutannya di KPK nanti malam atau besok pagi,” ujar Agus di Jakarta, Jumat, 15/3/19.

Seorang penyidik KPK. Romi ditangkap karena diduga terlibat dalam suap jabatan di lingkungan Kementerian Agama. “Suap jabatan di kemenag,” ujar salah seorang penyidik saat ditanya soal penangkapan Romi.

Penangkapan Romi, ketua umum salah satu partai pendukung petahana Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019, juga sudah diketahui Tim Kampanye Nasional.  Ketua TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir meyakini elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 tidak akan terpengaruh dari penangkapan Dewan Penasihat TKN itu.

Alasannya, dugaan tindak pidana Ketua Umum PPP itu tidak terkait dengan Pilpres 2019. "Tidak (terpengaruh). Harus dibedakan antara pribadi dengan pilpres," ujar Erick usai menemui Ma'ruf Amin di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/3).

Cawapres Ma'ruf Amin juga sudeh mengetahui penangkapan Romi. "Baru tadi (mengetahui Romi ditangkap KPK), (dari) cerita-cerita saja," ujar Ma'ruf di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Namun, Ma'ruf mengaku masih belum bisa berkomentar. Sebab, ia hendak menuju masjid untuk melaksanakan Salat Jumat. "Nanti ya," ujarnya.


Komentar Pembaca