Tanda-tanda Caleg Alami Gangguan Jiwa

Kesehatan  JUMAT, 01 MARET 2019 | 09:33 WIB

Tanda-tanda Caleg Alami Gangguan Jiwa

Ilustrasi

MoeslimChoice | Keluarga harus segera mengambil tindakan bila ada anggotanya yang maju sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) lalu gagal dan memperlihatkan gelagat aneh. Keluarga jangan segan, agar segera mendapat penanganan medis.

"Peran serta keluarga untuk tidak malu membawa keluarganya ke pertolongan gangguan jiwa apabila ditengarai mempunyai atau menampakan perilaku, sikap, pemikiran, watak, di bandingkan sebelumnya. Kuncinya di situ," kata dr Gunawan MMRS, Kepala Bidang Medik Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr Rajiman Wediodiningrat Lawang, Kabupaten Malang, Kamis (28/2/2019).

Bila ditemukan empat hal berbeda dari biasanya, itu sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter.

"Biasanya ceria, tapi sekarang disuruh makan saja tidak mau, itu segera diperiksakan. Supaya tidak jatuh pada gangguan jiwa yang lebih berat," katanya.

Gunawan juga mengatakan, tindakan bersifat pertolongan pertama perlu diambil bila memenuhi kriteria gaduh atau kegawatdaruratan gangguan jiwa. Bentuk kegawatdaruratan itu biasanya ngamuk-ngamuk sehingga harus diamankan.

"Amankan lingkungan dan amankan pasiennya. Kalau misalnya perlu ditali, pakai tali yang tidak melukai tubuhnya, gunakan bahan kain yang lembut. Kalau kegawatdaruratannya percobaan bunuh diri, harus segera dibawa ke UGD," jelasnya.

Beberapa kasus kegawatdaruratan menuju bunuh diri, ketika orang itu ambang batas terhadap pengelolaan stresnya terlalu tipis, maka cepat sekali dia jatuh pada percobaan bunuh diri.

"Jadi justru percobaan bunuh diri itulah yang harus diantisipasi untuk kasus-kasus kegagalan di kompetisi Caleg ini. Kalau lain-lainnya lebih mudah diatasi, yang penting bunuh diri ini," tegasnya.

Gunawan mengatakan, orang yang sudah jatuh pada gangguan jiwa, apapun penyebabnya manifestasinya sama.

Gangguan jiwa karena kegagalan Caleg dan karena ekonomi atau pekerjaan, selama diagnosanya sama maka manifestasinya sama. Sehingga penanganannya juga sama, tidak dipengaruhi stressornya.

"Hanya saja nanti pada saat rehabilitasinya, hal-hal yang menjadi penyebab itu menjadi salah satu satu komponen yang dipertimbangkan untuk menstabilkan dan memperbaiki mekanisme manajemen stresnya," katanya.

Untuk proses penyembuhan masing-masing sangat tergantung dengan tingkatannya. Bisa saja hanya membutuhkan waktu 1-3 hari atau 2 minggu sudah sembuh, bahkan bisa satu bulan.

Kalau gangguan sekadar penyesuaian, belum sampai menimbulkan gangguan jiwa berat, penyembuhannya akan bisa cepat.

Tetapi gangguan jiwa juga tidak harus menunggu parah. Kalau sudah menemukan perubahan mendadak, seperti tidak mau bicara, agar segera dikonsultasikan. Supaya cepat-cepat mendapat pengobatan.

"Karena orang yang gangguan jiwa itu orang tidak berdaya. Secara umum karena dia tidak menyadari kalau dirinya sedang kesakitan. Sehingga perlu perhatian dari orang terdekatnya untuk menolongnya," ungkapnya.

Kepada pihak keluarga, segera kenali perubahan perilaku, sikap, pikiran dari anggota keluarganya yang mencalonkan sebagai anggota dewan dan telah diketahui gagal atau berhasil.

"Segera dikonsultasikan ke dokter terdekatnya," terangnya. [yhr]


Komentar Pembaca