Kebijakan SMPTN 2019,Tes Dulu Baru Mendaftar ke PTN

Nasional  RABU, 24 OKTOBER 2018 | 19:00 WIB | Warni Arwindi

Kebijakan SMPTN 2019,Tes Dulu Baru Mendaftar ke PTN

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir

MoeslimChoice | Perbedaan dari Tahun sebelumnya, pada Seleksi Masuk SMPTN 2019 peserta tidak perlu tergesa-gesa mendaftar ke perguruan tinggi negeri. Tetapi harus mengikuti tes dulu baru kemudian dapat nilai.

“Kalau tahun sebelumnya peserta daftar dulu baru tes, maka ketentuan di tahun 2019 adalah tes dulu kemudian dapat nilai. Nah nilai tersebut dipakai untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri,” kata Menteri Riset M. Nasir, dalam konferensi pers Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 di Ruang Sidang Utama, Gedung D Kemenristekdikti , Jakarta, Senin,22/10/18 kemarin.

Pola seleksi masuk PTN\ dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, jalur penelusuran minat dan bakat atau Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan kuota minilai 20% dari daya tampung tiap prodi (program studi) di PTN.
Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dengan kuota 40%, dan Ujian Mandiri, dengan kuota maksimal 30% dari kuota daya tampung tiap prodi di PTN.

Ketua Panitia SBMPTN 2018 sekaligus Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Ravik Karsidi menyebutkan, peserta tes seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 dapat mengikuti UTBK maksimal sebanyak dua kali, dengan membayar uang pendaftaran UTBK sebanyak Rp. 200.000 pada setiap tes.

Hal ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang berkualitas serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.


Komentar Pembaca